Selamat Datang di Rumah Raina. Ini adalah rumah onlineku :D. Silahkan masuk dan enjoy!

Petunjuk Pemakaian

Untuk lu yg mo liat puisi gw, silahkan klik disini.
Sedangkan yang mao liat review gw ttg apa aja, klik disini.
Trakhir, yang mao tau hidup gw isinya apa aja, klik disini untuk ocehan ga jelas dan disini untuk hari2 yang bermakna (yg menarik tentunya)

Kalo mao baca tapi ga beraturan...silahkan baca dibawah ini dan di scroll kebawah ya. Makasi udah mao dateng...silahkan masuk!

Sunday, January 27, 2008

Can a man and a woman become friends?

Gyahahaha...subyek yang aneh ya. Tapi inilah topik yang membuat gw berpikir beberapa hari ini. Gw sedang meneliti hubungan yang satu ini, karena unik. Kenapa unik? karena ini jarang bisa terjadi kecuali kepada org yg spt gw hoho~. (PD banget yah gw...)

Pada dasarnya, menurut pengalaman, *ralat* temen perempuan pengen banget punya "sahabat" lelaki. In this case, bener2 SAHABAT, ga ada embel2 pdkt ato apalah. Jujur aje, tuk org kyk gw, nyari temen co ga susah. Satu, karena gw emank kyk co...dan kedua, hobi gw juga co banget...yang susah buat gw bukan cari SAHABAT co...tapi co dalam artian pacar...harus diakui itu :). Oke, back to topik. Salah satu temenku akhirnya mendapat SAHABAT co dan menurutku sah2 saja berteman dengan co, why not? Mereka juga manusia...memang ada bedanya tapi apa perlu kita ber-sexist2 ria seperti itu?

Menurut beberapa orang yang saya (dengan tidak ketauan tentunya) selidiki, sepertinya hal itu jarang. Butuh komitmen (yang transparan) untuk benar2 menjadi SAHABAT sejati jikalau benar2 ingin memiliki SAHABAT itu. Tak jarang kita menemukan film2 yang menunjukkan kalau salah seorang sahabat pria ternyata mendekati sahabat wanita demi pdkt...dan tahukah Anda juga kalau sang ce (kalau sebenernya tidak berniat lebih) dapat berakhir pusing atau kebalikan! Yach itulah yang terjadi...intinya SULIT mendapat teman dengan kadar hormon yang berbanding terbalik dengan diri sendiri...yah kl untuk saya...kayaknya saya masih berada di tengah2.

Gw sih berpikir...BISA! Tapi kembali kepada komitmen dan benar2 tidak ada maksud dari kedua-belah pihak. Nah ini yang susah. Karena kebyakan ce langsug mengasosikan sayang teman menjadi cinta dan co, menjadi (maap yah, pendapat doank nih) nafsu. Itulah yang akhirnya bisa mengakhiri perSAHABATan ini. Sebenarnya kadang gw menemukan org yg "menghilangkan" rasa cinta mereka demi mendapat hubungan seperti ini. Kata org, cinta itu tak boleh dipendam...tapi bagaimana kalau sudah ruwet begini?.... Anda yang memutuskan tentunya

PS : this article solely for Aling...the rest is up to you :D

No comments: