Kini kali kedua ku bertandang
Hari-hari t’lah kulalui
Tapi teman...
Aku semakin ragu
Kutanya pada Aku
Apakah ada Aku terluka?
Aku hanya bisa diam
Tangannya meremas hatinya yang terluka
Yang mengalir deras tanpa henti
Kutanya pada Aku
Apakah bisa kubantu Aku?
Aku hanya bisa meringis kesakitan
Menahan sakit hati Aku
Kutanya pada Aku
Apakah kubisa menyembuhkan Aku?
Aku terdiam membisu
Bibirnya menyembul senyum...
Kumenangis untuk Aku...
Ku tak ingin Aku terluka...
Apa dayaku? Ku hanya manusia belaka
Makin hari matahari seolah tenggelam untuk Aku
Tak ada cahaya terbit untuk Aku
Harapanku untuk Aku pun hampir sirna
Apakah Aku bisa bertahan?
Tahukah APA yang melukai AKU?
Adalah diriku sendiri...
Dan pilihanku untuk temanku...

1 comment:
Hidup manusia bagaikan putaran sebuah roda. Ada kalanya dibawah juga ada kalanya diatas. Keterbatasan kitalah sebagai manusia yang tidak bisa mengetahui dimanakah kita berada saat ini, apakah sedang diatas atau dibawah atau ditengah". "Aku" pasti bisa bertahan menghadapi semua ini. I'm sure u can do it ^^
* effect kaga bs tdr gara2 baca blog yg kepanjangan komentar T_T n ngobrol ama rth ampir 2 jm >.<
Post a Comment